Minggu, 12 November 2017

Tenun Toraja, Warisan Leluhur yang Hampir Punah

Tenun Toraja, Warisan Leluhur yang Hampir Punah
Seorang pengrajin meyelesaikan tenunannya, tenun ikat khas Toraja. Foto: Google|Bangun Media

Hitam-Putih Tenun Toraja [1]

Tenun Toraja kini terancam punah karena tidak terjadi regenerasi penenun. Di Kampung Sa’dan, yang menjadi sentra tenun, kini tinggal 70 perajin saja yang berproduksi.

Aneka tenun tradisional Indonesia seolah tidak akan habis ditelusur. Selain dikenakan sebagai busana sehari-hari, di beberapa etnis, tenun juga menjadi busana utama saat berlangsung upacara adat ataupun hari besar keagamaan. Itulah sebabnya banyak ragam tenun di penjuru Nusantara ini. Pada suatu masa, corak kain tenun yang menjadi primadona dapat digunakan sebagai alat tukar jual-beli. Namun, kain-kain buatan masa lampau tersebut tidak bisa lagi kita nikmati saat ini, selain tidak lagi diproduksi, daya tahan seratnya luruh karena suhu dan kelembaban iklim tropis.

Begitu pun tenun asal Toraja. Sudah banyak ragam dan motifnya yang tidak diketahui lagi oleh para penerus zaman. Padahal, tenun Toraja memiliki sejarah ragam tekstil sebagai salah satu perlengkapan upacara adat kematian Toraja.

Ribuan tahun yang lalu, tenun Toraja dibuat dari serat kulit kayu. Kemudian material tersebut berubah lebih maju menjadi serat nanas. Konon, kain tersebut lebih sering digunakan untuk membungkus mayat karena daya serapnya tinggi. Setelah pedagang India dan Gujarat mendarat di Palopo—pantai barat Toraja sekitar 60 kilometer dari Rantepao— dikenallah campuran kapas. Kemudian kain tenun dibuat dari serat nanas yang ditambahkan serat kapas tanpa dipintal sehingga bahannya sedikit lembut. Kain tenun tersebut sudah berfungsi sebagai penutup badan.

Tenun Toraja, Warisan Leluhur yang Hampir Punah
Seorang Nenek sedang memintal benang sebagai bahan baku kain tenun khas Toraja.
Foto: Warisan Indonesia|Hardy Mendrofa

Awal mulanya produksi kain tenun Toraja memang sulit diketahui secara pasti, kapan kegiatan menenun itu dilakukan dengan alat apa mereka menenun dan bagaimana warna serta ragam corak yang dihasilkan. Konon, menenun dimulai setelah masyarakat Toraja membangun rumah tinggal yang representatif dan dapat menjadi tempat kegiatan (Said, 2004: 152). Dalam menciptakan corak dan motif untuk menghias tenun, beberapa tokoh Toraja berkeyakinan bahwa ragam tersebut diperoleh dari meniru motif ukiran yang terdapat di tongkonan—rumah adat. Namun, jika melihat perkembangan zaman dan peradaban, motif garislah yang lebih dulu ada dibandingkan tongkonan. 

Tenun Toraja yang Melegenda [2]

Sehari-hari, banyak orang yang memakai tenun Toraja sebagai pakaian, tas, dompet, selendang, maupun perlengkapan lainnya. Yang pasti, dalam setiap upacara adat Toraja, kain tenun Toraja wajib dikenakan.

Desa Sa’dan Malimbong adalah salah satu desa di Tana Toraja, Sulawesi Selatan yang terkenal dengan tradisi tenunnya. Di sini, pembuatan tenun Toraja masih menjadi kegiatan turun temurun. Anak-anak pun sudah mulai belajar menenun. Awalnya, mereka belajar menenun dengan motif-motif sederhana, seperti garis warna-warni. Setelah lebih mahir, barulah bentuk-bentuk lain diperkenalkan, seperti tedong (kerbau) dan tongkonan (rumah adat Toraja).

Di Desa Sa’dan Malimbong, proses penenunan masih menggunakan alat tenun tradisional. Tak heran, para penenun membutuhkan waktu lama untuk menyelesaikan sehelai kain tenun. Semakin rumit motifnya, semakin lama waktu pengerjaannya. Tentu saja, semakin mahal harganya. Bahan dan pewarna kain tenun ini pun menggunakan bahan alam. Biasanya, serat kain ada dua macam, yaitu serat kapas dan serat daun nanas. Namun, sekarang serat daun nanas mulai sulit didapat.

Tenun Toraja, Warisan Leluhur yang Hampir Punah
Salah satu motif tenun khas Toraja. Foto: Kidnesia

Untuk pewarna alami, para penenun menggunakan kulit, pelepah, biji, dan daun dari tumbuhan tertentu. Kain dengan pewarna alami tentu bernilai lebih tinggi. Harganya mencapai jutaan rupiah. Namun, kini, para penenun juga memakai pewarna buatan. Memang tak sebagus pewarna alam, namun harganya lebih murah. Ada banyak warna dalam tenun Toraja. Yang paling sering digunakan, terutama dalam upacara adat, adalah merah dan hitam.

Dulu, kain tenun Toraja menjadi lambang kemakmuran dan status sosial pemiliknya. Ada kain yang hanya boleh dipakai para bangsawan, ada yang untuk rakyat jelata. Kain-kain tertentu juga hanya digunakan untuk upacara adat tertentu. Misalnya, kain sarung hitam yang khusus digunakan untuk upacara kematian atau Rambu Solo’.  

Kini, siapa pun boleh memakai berbagai jenis kain Toraja. Meskipun masih tetap ada aturan tak tertulis tentang kain-kain yang bisa dipakai untuk upacara adat tertentu. Kalau kamu ingin berburu kain tenun Toraja, Sa’dan Malimbong bisa jadi pilihan tempat jalan-jalanmu.

Tenun Toraja, Warisan Leluhur yang Hampir Punah
Pengrajin menenun kain di tokonya dengan latar belakang Tongkonan (rumah adat Toraja) di Desa Barana, Kecamatan Saddan, Toraja Utara, Sulsel, Jumat (24/8). Foto: LTWI

Tenun, Yang Makin Populer dan Makin Punah [3]

Tenun pernah dianggap buah tangan terindah bagi pelancong yang datang ke sebuah daerah di Indonesia. Bagi beberapa suku, kain tenun bahkan dipandang begitu berharga hingga hanya bangsawan yang boleh memakainya.

Kain tenun sekarang mulai menggeser popularitas batik. Pada pria muda berkemeja tenun lengan pendek sekarang jamak dilihat di kawasan perkantoran. Sementara mengenakan atasan atau jaket tenun pun dianggap modis oleh kaum Hawa.

Kepopuleran tenun namun belum dibarengi perbaikan nasib penenun. Beberapa tenun bahkan terancam punah, seiring makin sedikitnya orang yang bisa menenun motif tertentu.

Sjamsidar Isa dari Cita Tenun Indonesia mengatakan beberapa tenun sudah sulit dicari. Contohnya, tenun dari Kabupaten Sambas di Kalimantan Barat. Banyak penenun Sambas yang justru angkat kaki ke Brunei Darussalam serta Malaysia untuk bekerja sebagai TKW. Pilihan itu terpaksa diambil meski upahnya sangat rendah, karena karya tenun mereka lebih tidak menghasilkan uang lagi.

Tenun Toraja, Warisan Leluhur yang Hampir Punah
Pengrajin menenun kain di Desa Barana, Kecamatan Saddan, Toraja Utara, Sulsel, Jumat (24/8). Foto: LTWI

"Motif-motif tua akhirnya mulai punah," sambung Dinny Jusuf, pengusaha UKM yang membuat kerajinan dari tenun toraja bermerek Toraja Melo.

Kata Dinny, ada beberapa motif yang sekarang hanya bisa ditenun oleh beberapa perajin. Umumnya mereka sudah lansia dan tidak tertarik membagi ilmu menenunnya ke kalangan muda.

Sementara kaum muda Toraja memilih bekerja sebagai TKW ke Malaysia daripada menjadi perajin tenun. "Menenun di Toraja juga merupakan pekerjaan sambilan," sambung Dinny, menceritakan kendala mengembangkan tenun toraja.

Para nenek mencicil tenunan sambil mengurus cucu yang ditinggal ibunya bekerja ke Malaysia. Listrik yang belum sepenuhnya masuk ke pelosok Toraja membuat penenun juga memilih menenun warna-warna terang karena bisa dikerjakan di dalam rumah.

Kain tenun berwarna gelap lalu harus dikerjakan di teras rumah dengan bantuan cahaya matahari. Dinny mengatakan, tenun Toraja sulit untuk maju bila proses pekerjaannya masih sangat sederhana.

Irna Mutiara, perancang busana Muslim yang pernah bekerja dengan bahan tenun asal NTB mengatakan belum semua tenun sudah terekspos. "Sulaman NTB juga makin ke sini makin hilang," ujarnya. Ketertarikan Irna pada sulaman dari Lombok dan Sumbawa membawanya merancang busana Muslim dengan aksen sulam.

Kain tenun yang diolahnya diambil dari Dusun Pringgasela, Dusun Gumise, Dusun Bun Mudrak, Dusun Sukarara, dan Kota Mataram. Irma mengambil tenun dalam warna lembut dan motif tradisional geometrik, kotak-kotak, dan garis-garis.

Namun, kendala dihadapi Irna ketika bekerja dengan tenun tersebut. "Benangnya terlalu tebal," ujarnya. Padahal, Irna ingin menggarap busana siap pakai yang ringan. Untuk menyiasatinya, Irna membawa sendiri benang dan diberinya ke perajin demi mendapat tekstur kain yang lebih halus.

Perancang busana Sonny Muchlison menilai, seorang desainer harus mengerti cara melestarikan budaya. Menurutnya, perancang busana memegang peranan penting dalam mengenalkan budaya bangsa. Lihat saja batik. Berkat tangan ulet para desainer, batik membawa nama Indonesia ke luar negeri.

Tenun Toraja, Warisan Leluhur yang Hampir Punah
Seorang pengrajin kain tenun Toraja menunggu pembeli di tokonya di Desa Barana, Kecamatan Saddan, Toraja Utara, Sulsel, Jumat (24/8). Foto: LTWI


Semoga saja tangan ulet para desainer Indonesia mampu mengangkat pamor tenun. Sekaligus melestarikannya.

Sentral Tenunan Toraja Sa’dan To’Barana

Sentral Tenunan Toraja Sa’dan To’Barana

Di tempat ini terdapat Tongkonan (rumah tradisional) dan alang (lumbung padi) yang merupakan milik bangsawan Langi’ Para’pak yang berfungsi sebagai pusat pemerintahan dimasa lampau.
Sa’dan To’Barana dikenal sebagai pusat tenun tradisional Toraja. Selain itu memiliki pemandangan indah yang dikelilingi oleh Sungai Sa’dan.
Sa nenek manggaraga bannang
Para pengrajin masih menggunakan alat tenun tradisional.  Alat tenun yang digunakan terbuat dari bahan kayu dan batang bambu. Bahkan benang yang merupakan bahan dasar membuat kain tenun ini juga diproduksi dengan cara yang masih tradisional yaitu alat pemintal benang yang terbuat dari bahan kayu.
Bahan yang digunakan membuat benang ada 2 jenis yaitu kapas dan serat nenas. Sayang, serat dari nenas ini sudah langka, hal ini di karenakan sulit mencari serat nenas sekarang. Sehingga sekarang, dominan di pintal adalah serat dari kapas. Untuk proses pewarnaan pada kain tenun ini menggunakan bahan bahan alami. Misalnya menggunakan warna merah dari kulit pelepa dan warna hijau dari daun.
Yeni Bulo (36) salah satu penenun tradisional toraja sedang menenun, kedua kakinya diluruskan sehingga telapak kakinya menjejak balok kayu yang diletakkan di bawah alat tenun. Jejakan itu membuat benang-benang tenun berwarna biru, dan merah marun itu menegang. Dengan cekatan tangannya memasukkan bilah kayu yang ”membawa” untaian benang saling menelisik, dan sreett… ketika ditarik, jalinan itu membentuk kain tenun yang makin lama makin panjang. Untuk membuat sebuah kain tenun dibutuhkan waktu seminggu imbuhnya.
Sa tanta ma'tannun
Yang menjadi keistimewaan dari kain tenun Toraja adalah motif, warna dan tekstur kainnya yang khas yang berbeda dari kain tenun dari daerah lain di Indonesia.
Adapun motif garis-garis vertikal ,paruki dan parumba merupakan motif yang sering dibuat. Sedangkan warna yang diguna-kan biasanya warna-warna gelap seperti hitam, cokelat, biru tua dan merah. Dahulu, kain tenun Toraja biasa digunakan dalam pesta-pesta adat. Namun, kini kain tenun ini dapat dipakai oleh siapa saja dan kapan saja.
Selain berbagai motif, kita juga bisa menemukan berbagai rupa dari tenun Toraja yang sudah jadi, berupa slayer,taplak meja, dan selendang, Bahkan Sampai saat ini, kerajinan kain tenun masih menjadi mata pencaharian yang potensial bagi masyarakat Toraja.

Sabtu, 08 Juli 2017

Tenun Asli Tradisional Indonesia

Tenun Asli Tradisional Indonesia

Tenun asli tradisional Indonesia yang satu ini disebut tenun blanket doby, memiliki ciri khas motif bergaris yang timbul dan kualitas asli tenun bukan mesin asli ATBM dari para pengrajin tenun terampil troso jepara.
Tenun ini terbuat dari bahan benang katun pilihan, satu lembar kain tenun blanket ini berukuran 240 cm x 120 cm cukup untuk dijadikan bahan baju tenun yang unik dan antik berbeda dnegan yang lain, baik untuk kemeja, blazer, dres, bluse tenun dll. Silahkan hubungi kami untuk membelinya di 085 228 100 476 atau 087 733 741 848.

Minggu, 18 Juni 2017

Motif Kain Endek Bali

Motif Kain Endek Bali

Motif kain endek bali dari toko kain tenun kami ini kami buat untuk para pecinta kain tenun ikat tradisional khususnya jenis tenun endek atau kain tenun khas bali. Keindahan motif serta warna pelangi pada motif kain tenun endek bali ini cocok untuk anda jadikan sebagai bahan baju tenun terbaru anda di tahun 2017 ini.




Motif kain endek bali diatas kami buat dengan menggunakan desain tenun ikat dengan bahan baku benang katun sisir 80 yang akan menjadikan kain tenun ikat adem saat dipakain jadi baju tenun terbaru anda. Di tenun oleh para pengrajin tenun troso jepara yang handal dan berpengalaman menjamin juga untuk kebadatan di setiap lebar motif kain endek bali ini.

Untuk informasi lebih lanjut dan pemesanan motif kain endek bali ini anda bisa langsung add WA kami di 087 733 741 848, kami toko kain tenun ariyani jual tenun ecer dan grosir dengan harga super terjangkau untuk semuanya karena langsung dari pengrajin tenun troso jepara.

Jumat, 16 Juni 2017

Model Baju Tenun Terbaru 2017

Aneka Model Baju Tenun Terbaru 2017

Model baju tenun terbaru 2017 yang satu ini terbuat dari bahan kain tenun ikat jenis tenun blangket atau tenun blanket yang merupakan salah satu jenis kain tenun yang memiliki kualitas terbaik serta kami jual tenun di toko kain tenun ariyani jepara dengan bahan benang katun tebal dan ukuran kain hingga 240 cm x 120 cm cukup untuk di jadikan model baju tenun terbaru seperti ini.





Kami Toko Kain Tenun Ariyani Jual aneka model baju tenun terbaru modern dapat menyesuikan ukuran anda dan model lain suka-suka.

WA 087 733 741 848

Etnik NTT gaun dress, seragam atasan kerja, tunik modern, blus, kombinasi batik, blouse, bawahan, rok, celana, balero, blazer, cardigan dll

Model baju tenun terbaru, Gaun tradisional modern.

Minggu, 21 Mei 2017

Tenun Blanket Murah

Tenun Blanket Murah

Tenun blanket adalah jenis kain tenun ikat yang memiliki ketebalan yang lebih di bandingkan dengan tenun endek, tenun baron dan jenis tenun lainnya. Tenun blanket kebanyakan memiliki motif etnik, antik dan unik yang saat ini banyak di cari untuk di jadikan baju tenun etnik, padahal tenun blanket sejatinya adalah tenun bed cover, selimut dan untuk taplak serta hiasan dinding rumah.
Tenun blanket murah hanya akan anda dapatkan di whatsapp 087733741848 toko kain tenun ariyani jepara. Kami pengrajin tenun blanket murah berkualitas asli tenun ATBM dari troso jepara. Melayani pemesanan serta pembelian ecer maupun grosir dan kirim keseluruh Indonesia melalui jasa pengiriman ternama jne, tiki, jnt dan pos. Silahkan beli tenun blanket murah hanya disini.

Rabu, 26 April 2017

Kain Tenun Kamen Murah

Kain Tenun Kamen Murah Terbaru

Kain tenun kamen yang satu ini memiliki keindahan tersendiri untuk kami untuk anda, Motif yang sederhana dengan warna yang elegan akan membuat anda semakin menarik saat mengenakan baju dengan bahan kain tenun kamen di bawah ini.




Tenun merupakan jenis kain yang memiliki keunikan tersendiri, beragam jenis kain tenun mulai dari tenun traidisional hingga tenun pabrikan atau seing di sebut tenun printing juga menjadi pilihan untuk para pecinta kain tenun nusantara. Namun yang paling tersohor dan banyak peminatnya tetap kain tenun ikat tradisional walaupun harganya memang lebih mahal di banding tenun mesin.

Salah satunya kain tenun kamen murah yang terbuat dari bahan benang katun sisa produksi tenun endek, sehingga motif yang ada di kain tenun kamen tersebut tidak full alias kami buat pada sisi tumpalnya saja.

Kain tenun kamen murah ini cocok untuk dibuat bahan baju tenun baik baju wanita maupun baju pria dengan berbagai desain mulai dreser, blouse, blazer, kemeja, kebaya maupun untuk sarimbitan dengan keluarga dan pasangan.

Spesifikasi Kain Tenun Kamen

Kain tenun adalah kain yang di buat dengan menggunakan bahan benang katun pilihan, di proses dengan tenun ikat khas toko kain tenun ariyani yang bisa anda lihat di website jual tenun ini di bagian proses pembuatan atau tentang jual tenun. Di tenun oleh para pengrajin tenun yang handal dan profesional asli troso jepara dengan kualitas tenun asli handmade yang padat, lembut dan adem saat di kenakan termasuk kain tenun kamen diatas. Ukuran kain tenun kamen ini 220 cm x 100 cm dengan warna dan corak motif tenun yang berbeda beda.

Anda bisa langsung menghubungi kami di WA 087733741848 untuk dapat memilih warna dan motif sesuai kebutuhan anda. Silahkan pesan dan beli sekarnag juga, kenapa murah? karena setiap pembelian minimal tiga kain tenun kamen ada diskon khusus untuk anda.

Senin, 30 Januari 2017

Tenun Rangrang Motif Terbaru

Jual Tenun Rangrang Motif Terbaru

Toko kain tenun ariyani memiliki model tenun rangrang motif terbaru berkualitas asli tenun troso jepara. Beragam tenun rangrang dengan motif yang tidak seperti biasanya tau yang ada di pasarkan kami buat untuk memenuhi kebutuhan anda dalam mencari baju tenun motif berbeda dengan yang lainnya, banyak pilihan tenun rangrang motif baru di toko tenun kami seperti berikut ini.




Toko kain tenun kami jual tenun rangrang motif terbaru dengan harga super murah baik ecer maupun grosir. Kami merupakan pengrajin tenun troso jepar alangsung yang sudah menjadi suplier kain tenun untuk wilayan bali, lombok, ntt dan kalimantan bertahun-tahun.

Pemesanan Tenun Rangrang motif baru ini sangat mudah, tanpa anda keluar rumah juga bisa, tinggal telephone atau WA kami di 087733741848 atau add Pin BBM 27ffe2d3, pilih motif dan warna tenun rangrang yang anda inginkan, lakukan pembayaran yang sudah di total dan kami kirimkan tenun via jne, tiki, atau pos sesuai permintaan anda, paket kilat satu hari sampai, paket biasa 2-3 hari sampai, barang tidak sampai atau hilang uang kami kembalikan 100%, barang cacat bisa anda retur. Nikmati belanja kain tenun ikat tradisional mudah, aman dan terjamin hanya di toko kain tenun ariyani jepara.

Jual Tenun Rajut Berkualitas

Jual Tenun Rajut Berkualitas

Toko kain tenun jual tenun rajut berkualitas dengan motif terbaru khas kalimantan. Beragam tenun rajut jenis tenun rangrang motif cantik ini sudah banyak diminati oleh pelanggan kami. Kami jual tenun rajut secara ataupun grosir termurah karena kami merupakan pengrajin tenun rangjut model tenun rangrang terbaru khas troso jepara.
Silahkan order sekarnag juga, gambar tenun rajut diatas ini adalah buatan kami sendiri langsung dari pengrajin tenun troso jepara hanya di toko kain tenun ariyani jepara, informasi lebih lengkap silahkan hubungi 087 733 7141 848 baik telephone maupun WA atau bisa juga invite pin kami di 27ffe2d3 dan jangan lupa intip IG kami di @tokokaintenunariyani . Selamat berbelaja tenun berkualitas. Terimakasih

Jual Dress Tenun Berkualitas

Jual Dress Tenun Berkualitas

Toko kain tenun jual dress tenun barkualitas terbuat dari bahan tenun ikat tradisional asli. Di tenun menggunakan alat tenun bukan mesin (ATBM) oleh pangrajin tenun troso jepara yang handal dan profesional dalam menghasilakan kain tenun yang padat, rapi, bermotif cantik serta adem jika di gunakan sebagai bahan baju tenun seperti blazer, dress, blouse, kemeja, kebaya, songket dan lain sebagainya. 
Kami jual dress tenun berkualitas dengan harga super terjangkau, karena kami adalah pengrajin langsung baik penenun dan penjahit kami kerjakan secara langsung di toko kain tenun ariyani jepara. Silahkan anda memilih beragam mmodel dress tenun yang cantik di toko tenun kami. Hubungi telephone ataupun WA 087733741848 untuk pemesanan dress tenun online, bisa kirim ke seluruh wilayan Indonesia bahkan negara tetangga. Dapatkan harga khusus untuk dress tenun di jual lagi. Selamat berbelanja. Terimakasih

Senin, 09 Januari 2017

Jual Tenun Bekualitas? Disini Tenun Ikat Terlengkap

Jual Tenun Bekualitas? Disini Tenun Ikat Terlengkap

Tenun adalah sebuah lembaran kain yang melalui proses pewarnaan, proses ikat hingga proses tenunan di alat tenun bukan mesin (ATBM) tradisional oleh para pengrajin tenun yang terampil dan mahir di bidangnya. Kualitas tenun di tentukan dari bahan baku dan kepadataan saat menenunnya. Keindahan tanpa jaminan mutu yang bagus tentu saja akan mengecewakan anda sebagai pembeli. Untuk itu kami toko kain tenun jual tenun berkualitas terlengkap mulai dari tenun endek, tenun ikat, kain tenun, tenun baron, tenun sby, tenun sutera hingga tenun polos.

Beberapa contoh dibawah ini akan menjadi pilihan untuk anda dari toko kain tenun, tenun berkualitas terjamin, belanja mudah, murah dan aman.





Silahkan order sekarnag juga, gambar ini adalah buatan kami sendiri langsung dari pengrajin tenun troso jepara hanya di toko kain tenun ariyani jepara, informasi lebih lengkap silahkan hubungi 087 733 7141 848 baik telephone maupun WA atau bisa juga invite pin kami di 27ffe2d3 dan jangan lupa intip IG kami di @tokokaintenunariyani . Selamat berbelaja tenun berkualitas. Terimakasih